USAHA DAN ENERGI, KELAS VIII, SEMESTER 2

5.3 Menjelaskan hubungan bentuk energi dan perubahannya, prinsip usaha dan energi, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
  1. Bentuk energi dan contohnya dalam kehidupan sehari-hari
    • Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha.
    • Suatu benda dikatakan mempunyai energi jika benda itu menghasilkan suatu gaya yang dapat melakukan kerja.
      • Contoh: Air mempunyai energi karena air yang mengalir dapat menghanyutkan semua benda yang dilaluinya.
  2. Energi dan perubahannya dalam kehidupan sehari-hari
    • Konversi energi adalah perubahan bentuk energi dari satu bentuk ke bentuk lain.
    • Contoh-contoh perubahan energi, yaitu:
      • energi listrik - energi gerak = kipas angin
      • energi listrik - energi bunyi = radio
      • energi listrik - energi cahaya = lampu
      • energi kimia - energi gerak = orang berolahraga
      • energi kimia - energi panas = kompor
      • energi kimia - energi listrik - energi cahaya = batu baterai untuk menyalakan lampu
    • Alat-alat untuk merubah energi, yaitu:
      • generator/dinamo: merubah energi gerak menjadi energi listrik
      • akumulator: merubah energi kimia menjadi energi listrik
      • senter: merubah energi kimia menjadi energi cahaya
      • sel surya: merubah energi matahari menjadi energi listrik
      • mesin uap: merubah energi panas menjadi energi kinetik
  3. Energi kinetik dan energi potensial
    • Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena gerakannya. 
    • Rumus: Ek = ½ mv2
      Keterangan: Ek = energi kinetik (J), m = massa (Kg), v = kecepatan (m/s)
      Contoh: Sebuah mobil bermassa 2000 kg melaju dengan kecepatan 10 m/s. Berapakah besar energi kinetiknya? 
      Jawab: Ek = ½ mv2 = ½ (2000 kg) (10 m/s2)2 = 100.000 J
    • Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena letaknya.
    • Rumus: Ep = m.g.h
      Keterangan: Ep = energi potensial (J), m = massa (Kg), g = gravitasi (m/s2), h = tinggi benda (m)
      Contoh: Benda bermassa 5 kg berada pada ketinggian 10 m di atas tanah. Jika percepatan gravitasi 10 m/s2, berapakah energi potensialnya?
      Jawab: Ep = m.g.h = (5 kg) (10 m/s2) (10 m) = 500 J
    • Energi mekanik adalah gabungan dari energi kinetik dan energi potensial serta nilainya selalu konstan. Bila energi kinetik bertambah maka energi potensial berkurang.
    • Rumus: Em = Ek + Ep
      Keterangan: Em = energi mekanik (J), Ek = energi kinetik (J), Ep = energi potensial (J)
  4. Hukum kekekalan energi
    • Hukum kekekalan energi, "energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan tetapi dapat diubah ke dalam bentuk energi lain".
    • Contoh: energi listrik diubah menjadi energi cahaya dan energi panas, jumlah energi mula-mula sama dengan jumlah energi setelah terjadi perubahan energi.
  5. Kaitan antara energi dan usaha
    • Usaha adalah perkalian antara gaya dan perpindahan.
    • W = F x s
      Keterangan: W = usaha (J), F = gaya (N), s = perpindahan (m)
      Contoh: Citata mendorong meja dengan gaya sebesar 200 N. Jika meja berpindah sejauh 10 m, maka usaha yang dilakukannya adalah ….
      Jawab: W = F x s = (200 N) (10 m) = 2000 J
  6. Penerapan daya dalam kehidupan sehari-hari
    • Daya adalah usaha yang dilakukan benda setiap sekon
    • Rumus: P = W/t
      Keterangan: P = daya (watt), W = usaha (J), t = waktu (s)
      Contoh: Seorang anak bermassa 45 kg berpindah ke tempat yang tingginya 20 m selama 1 menit. Berapakah daya anak tersebut?
      Jawab: P = W/t = m.g.h/t = (45 kg) (10 m/s2) (20 m)/(60 s) = 9000/60 = 150 W

5.4 Melakukan percobaan tentang pesawat sederhana dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
  1. Pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari
    • Pesawat sederhana adalah alat yang digunakan untuk mempermudah usaha.
    • Contoh pesawat sederhana, yaitu:
      • Tuas
      • Katrol
      • Bidang miring
      • Roda bergandar
  2. Memecahkan masalah yang berhubungan dengan pesawat sederhana
    • Keuntungan mekanik tuas
      • Rumus: KM = W/F = LF/LW
        Keterangan: KM = keuntungan mekanik, W = beban (N), F = kuasa (N), LF = lengan kuasa (m), LW = lengan beban (m).
    • Keuntungan mekanik katrol
      • Katrol tetap
        Rumus: KM = 1
      • Katrol bergerak
        Rumus: KM = W/F = 2
      • Sistem katrol
        Rumus: KM = W/F = 3
    • Keuntungan mekanik bidang miring
      • Rumus: KM = W/F = s/h
        Keterangan: KM = keuntungan mekanik, W = beban (N), F = kuasa (N), s = panjang (m), h = tinggi (m).
    • Keuntungan mekanik roda bergandar
      • Rumus: KM = R/r
        Keterangan: KM = keuntungan mekanik, R = jari-jari roda, r = jari-jari gandar

0 Response to "USAHA DAN ENERGI, KELAS VIII, SEMESTER 2"

Post a Comment

Artikel terbaru

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel