BAB. 5 Pewarisan Sifat


  1. Setiap makhluk hidup memiliki sifat beda yang dikendalikan oleh gen dan kromosom.
  2. Gen adalah bagian kromosom yang mengendalikan ciri genetis suatu makhluk hidup.
  3. Kromosom adalah benang-benang halus yang berfungsi sebagai pembawa informasi genetis kepada keturunannya.
  4. Ada bermacam jenis kromosom, yaitu: Homolog, Diploid, dan Haploid.
  5. Kromosom homolog adalah kromosom yang berpasang-pasangan, selalu mempunyai bentuk, panjang, letak sentromer, dan struktur yang sama atau hampir sama.
  6. Kromosom diploid adalah kromosom yang memilki dua perangkat kromosom.
  7. Haploid adalah kromosom yang memiliki satu perangkat kromosom.
  8. Genotipe adalah sifat makhluk hidup yang tidak tampak sehingga tidak bisa diamati dengan indera. Misalnya gen rambut lurus disimbolkan dengan LL, gen warna merah disimbolkan dengan MM, gen buah bulat disimbolkan dengan BB.
  9. Fenotipe adalah sifat makhluk hidup yang tampak sehingga bisa diamati oleh alat indra. Misalnya rasa buah manis, rambut lurus, bentuk buah bulat, dan tinggi rendahnya badan.
  10. Persilangan monohibrid adalah persilangan dua individu sejenis dengan memperhatikan satu sifat beda.Misalnya persilangan antara rambutan yang berbuah manis dengan rambutan yang berbuah masam, persilangan antara ayam berbulu putih dengan ayam berbuluh hitam.
  11. Pada persilangan monohibrid terdapat test cross dan sifat intermediet.
  12. Test cross adalah persilangan individu yang ingin diketahui genotipenya dengan individu bergenotipe homozigot resesif. Misalnya: Merah (M) x Putih (m) menghasilkan Merah (Mm) karena merah Dominan.
  13. Sifat intermediet adalah sifat turunan berada diantara sifat kedua induknya. Misalnya Merah (M) x Putih (m) menghasilan Merah muda (Mm) karena Intermediat.
  14. Persilangan dihibrid adalah persilangan dua individu sejenis dengan memperhatikan dua sifat beda.
  15. Sifat induk yang muncul pada turunannya disebut sifat dominan, sedangkan sifat yang tertutupi oleh sifat dominan sehingga tidak muncul pada turunan disebut sifat resesif. Jika sifat dominan tidak jenuh atau sifat turunan berada diantara sifat kedua induknya disebut intermediet.
  16. Bibit unggul adalah bibit tanaman atau hewan yang mempunyai sifat yang baik dari tanaman atau hewan yang sejenis lainnya.
  17. Sifat unggul pada tanaman memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Waktu berbuah atau produksinya cepat,  Hasil produksinya banyak, Rasa buahnya atau rasa hasil produksinya enak, Tahan terhadap hama dan gulma serta penyakit, Tahan terhadap perubahan iklim dan kondisi tanah yang bervariasi,  Pohonnya pendek.
  18. Sifat unggul pada hewan memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Tahan terhadap penyakit, Tahan terhadap perubahan iklim, Hasil produksinya berkualitas tinggi.
  19. Hibridisasi adalah mengawinkan dua jenis hewan atau tumbuhan yang berbeda varietas dan memiliki sifat-sifat unggul.
  20. Keuntungan mengembangbiakkan tanaman dan hewan dengan memperhatikan sifat unggul adalah sebagai berikut: Dapat menghasilkan produk yang bermutu tinggi, Bisa menghemat biaya dan tenaga kerja, Dapat mempercepat produksi, Tanaman  dan hewan akan berumur panjang.

0 Response to "BAB. 5 Pewarisan Sifat"

Post a Comment

Artikel terbaru

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel